-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Umi (50) TKW kaburan asal Bali yang menyerahan diri di kantor NIA cabang keelung (19/10) kemarin, akhirnya bisa kembali ke Tanah air menemui anak dan cucu nya (31/10) setelah 19 tahun terpisah.

Umi yang datang pada tahun 2000 bekerja secara ilegal sebagai PRT, Ia nekad memilih kabur saat itu karena kondisi suaminya yang sakit serta memperjuangkan sekolah kedua anaknya yang masih berusia 8 dan 3 tahun saat itu.

Kabur 16 tahun Yuli berkelana mencari nafkah ke banyak tempat, suka duka yang di lalui juga beragam.

Umi mengatakan selama ini dia hanya bisa berkomunikasi dengan anak dan cucunya via ponsel. Ia sangat sedih sekali karena sampai sampai moment penting pernikahan anaknya juga harus dirayakan tanpa kehadirannya.
[ads-post]
Umi yang sebelumnya menutupi kondisi keluarganya, Saat di Imigrasi, Cucu Umi sempat menelpon melalui handphone anaknya dan bertanya, Nenek tinggal di benda ini (hanphone) berapa lama lagi? kapan bisa keluar?

Mendengarkan ini Air mata Umi langsung mengucur deras, sepertinya Umi sering sekali dipertanyakan dengan pertanyaan ini oleh cucunya. Umi menjawab "Nenek sudah mau pulang, jemput nenek di bandara yah."

Umi kerap beberapa kali mencoba untuk menyerahkan diri, namun dia selaludilanda ketakutan untuk berhadapan dengan imigrasi, selain itu dia juga memikirkan tanggungan ekonomi keluarganya.

Akhirnya Umi tanggal 17 bulan lalu menghubungi mbok cikrak untuk membantu prosesnya menyerahkan diri, dan telah pulang ke tanah air tangal 19/10 kemarin.

Editor : Faisal Soh - Yurong.tw

Terpisah 19 tahun, Umi, TKW Kaburan Taiwan ini Akhirnya Dapat Kembali Bertemu Anak dan Cucunya

Diberdayakan oleh Blogger.