loading...

SUARABMI.NET  - Banjir yang merendam sejumlah pemukiman dan jalan di sejumlah wilayah di Jadetabek (Jakarta Depok Tangerang dan Bekasi) menjadi sorotan publik dan pejabat negara.

Maluapnya air akibat hujan deras yang mengguyur lebih dari 10 jam saat pergantian tahun 2019-2020 membuat sejumlah rumah di Tangerang terendam air. Banyak warga yang harus menerobos banjir untuk mengungsi ke tempat yang aman.

Karena tidak ada kendaraan bermotor yang bisa dipakai menerobos banjir akhirnya delman dipakai. Tapi karena terus dipaksa bekerja, akhirnya kudanya kelelahan.

Akhirnya karena kelelahan kuuda tersebut mati tenggelam saat banjir melanda bilangan Jalan Kayu Gede, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel) Provinsi Banten.
[post_ads]
Saat itu, pukul 18.00 WIB, Rabu (1/1/2020), kuda dan kusirnya nekat menerobos banjir yang ketinggiannya sampai dada orang dewasa. Tak hanya kuda, Sang kusir pun juga pingsan karena kelelahan.

"Mungkin keberatan lelah setelah bawa penumpang terus lewati banjir. Kusir pingsan dan kudanya mati" ujar Wawan, warga sekitar, Kamis (2/1/2020).

Kusir tersebut langsung dilarikan warga sekitar ke rumah sakit. Sedangkan kuda itu sudah tak tertolong dan dibawa sang pemilik setelah sempat cukup lama tergeletak.

Terobos Banjir Selamatkan Warga, Seekor Kuda di Tangerang Mati Kelelahan

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini