loading...

SUARABMI.COM - Departemen Imigrasi Taiwan (NIA) mengatakan, mulai diberlakukannya program Amnesti hingga tanggal hari Jumat, 24 April 2020 jumlah warga asing undokumen atau Overstayer yang sudah terdaftar menyerahkan diri di imigrasi maupun tertangkap sebanyak 2.074 orang.

Dari jumlah tersebut 1.413 orang adalah pekerja migran yang melarikan diri dan menjadi pekerja Ilegal. Sementara 661 orang lainnya adalah pendatang asing dengan menggunakan visa kunjung dan tinggal melewati batas masa berlaku izin tinggal di Taiwan.

Sebagaimana dilansir media United Daily News, 24 April 2020, sebanyak 980 orang ditangkap oleh NIA dalam penggerebekan, sedangkan 1.094 orang lainnya datang sendiri ke kantor imigrasi untuk menyerahkan diri.

Adapun yang tercatat menduduki peringkat terbanyak menyerahkan diri adakah pendatang asing dari Indonesia yaitu 610 orang, kemudian diikuti oleh Vietnam sebanyak 329 orang.
[ads-post]
Kementerian Dalam Negeri, Departemen imigrasi Taiwan mengeluarkan siaran pers pada 20 Maret lalu yang menyatakan, akibat dampak dari pneumonia koronavirus 2019 atau COVID-19 , NIA mempromosikan kembali adanya perluasan amnesti bagi warga asing yang overstayer untuk menyerahkan diri.

Mereka yang datang sendiri ke imigrasi selama masa periode akan diberikan kemudahan yaitu tidak ada penahanan, denda paling rendah sebesar NTD 2000, dan tidak ada masa blacklist serta membantu mereka untuk kembali ke negara asal secepat mungkin.

NIA mengharapkan kapada masyarakat atau teman-teman pekerja migran mau bekerja sama untuk membantu mempublikasikan dan mendorong warga asing yang Ilegal agar segera menyerahkan diri.

Selain itu, NIA juga bekerja sama dengan Pusat Komando Epidemi Sentral Taiwan dan Kementerian Tenaga Kerja selama periode pencegahan epidemi, melalui konseling imigrasi, konter pengaduan, komunitas online, dan saluran lainnya, untuk mempromosikan adanya program Amnesti yang berlaku mulai 1 April hingga 30 Juni 2020.

HaniTW

2.074 Pekerja Kaburan Taiwan Berhasil Dipulangkan Dalam Program Amnesti, Paling Banyak Dari Indonesia

Diberdayakan oleh Blogger.
close