loading...

SUARABMI.COM - Merebaknya kasus covid-19 beberapa waktu lalu, pemerintah Taiwan mengeluarkan larangan duduk duduk di aula stasiun Taipei yang hingga kini sudah berjalan satu bulanan.

Stasiun Taipei yang biasanya menjadi tempat berkumpul para buruh migran kini menjadi sepi dan tak seorang pun duduk disana.

Namun kemarin, setelah sehari sebelumnya diumumkan larangan duduk akan diperpanjang, 19 Mei kemarin, Menhub Taiwan, Lin Jialong telah menginstruksikan Kereta Api Taiwan untuk secara bertahap membuka setelah wabah stabil.

Keputusan membuka kembali dan mengijinkan orang duduk - duduk disana ternyata mendapat tentangan dari netizen warga Taiwan, mereka kecewa dengan keputusan ini dan merasa nyaman dengan kondisi saat ini yang sepi.
[ads-post]
Beberapa orang dengan blak-blakan mengatakan bahwa "stasiun itu adalah pusat transportasi, bukan tempat piknik."

Ada juga yang mendukung keputusan pemerintah ini namun mereka berharap ada aturan khusus sehingga tidak akan menimbulkan kasus baru.

Stasiun ini adalah tempat di mana banyak orang menyambut kami kata Lin Jialong, mereka berkumpul dan pergi, meninggalkan yang baik dan penuh kasih sayang pada saat-saat tertentu dalam kehidupan mereka.

Dia mengatakan bahwa keindahan pelangi terletak pada koeksistensi pluralisme. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak penduduk baru di Taiwan atau teman-teman pekerja migran internasional memilih untuk berkumpul di tempat-tempat dekat stasiun karena transportasi yang nyaman.

Ya kita berdoa saja, semua kembali normal seperti biasanya dan kita semua bisa berkumpul dan bersilaturahmi kembali di stasiun ini.

sumber: ettoday

Aula Stasiun Taipei Bertahap Dibuka Untuk Buruh Migran, Netizen Taiwan Tetang Keputusan Menhub Taiwan: Stasiun itu adalah Pusat Transportasi, Bukan Tempat Piknik

Diberdayakan oleh Blogger.
close