loading...

SUARABMI.COM - Kabar baik bagi kita semua pekerja migran di Taiwan yang beberapa waktu lalu terlanjur beli tiket untuk cuti ke Indonesia atau negara lain namun tak jadi karena aturan baru yang mengharuskan pendatang harus menjalani karantina dan pembatasan akses.

Karena aturan ini, banyak pekerja migran yang membatalkan perjalanan cutinya dan menarik tiketnya, dalam hal ini pemerintah Taiwan ternyata akan membantu berupa kompensasi bagi yang tidak bisa refund.

Pusat Komando Epidemi Epidemi Sentral mengumumkan bahwa pekerja asing yang meninggalkan Taiwan setelah 17 Maret pukul 16.00 harus menjalani karantina pada saat kembali, oleh karenanya para majikan diimbau untuk menunda cuti para pekerjanya.
[ads-post]
Namun sudah banyak yang terlanjur membeli tiket, oleh karenanya pemerintah Taiwan memberikan kompensasi atas hal ini dimana kompensasi berupa penundaan tiket hingga 30 Juni tahun depan, alias tidak hangus.

Seorang pejabat dari Departemen Pengembangan Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja mengatakan bagi pekerja yang membeli tiket sebelum tanggal 17 Maret dan berniat melakukan perjalanan setelah 17 Maret pukul 16.00, tentu tidak bisa karena aturan baru Taiwan, daripada mereka pulang namun tidak bisa kembali.

Kompensasi akan diberikan bagi yang mengajukan permohonan dengan melampirkan dokumen voucher/tiket yang relevan. Jika tiket sepenuhnya dikembalikan, tmaka tidak ada ganti rugi atau kompensasi. (ltn)

Kabar Baik, Pemerintah Taiwan Akan Berikan Ganti Rugi Tiket Pekerja Migran yang Terlanjur Beli Namun Tak Jadi Pulang

Diberdayakan oleh Blogger.
close