loading...

SUARABMI.COM - Tak kurang dari 219 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dipastikan telah kembali ke tanah air dari Hong Kong. Satgas Pelindungan WNI KJRI Hong Kong memastikan hal itu di Bandara Hong Kong (1/5).

Pascapemberlakuan Permenhub No. 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi guna Pencegahan Penyebaran COVID-19, membawa dampak bagi kepulangan PMI yang akan kembali ke Indonesia. PMI tersebut yang harus pulang ke Indonesia karena telah berakhir kontrak kerjanya serta habis izin tinggal di Hong Kong.

Kepulangan mereka ke Indonesia juga supaya terhindar dari pelanggaran keimigrasian (overstay) atau masalah hukum lainnya di Hong Kong.
[ads-post]
Pendataan dan koordinasi KJRI dengan Kemlu, BP2MI dan instansi terkait lainnya berjalan secara intensif dan terus berkomitmen agar setibanya di Bandara Jakarta para PMI mendapat fasilitasi pengaturan perjalanan ke daerah asal.

“KJRI mendukung kebijakan Pemerintah dalam melakukan pembatasan sementara transportasi di Indonesia. Untuk itu, Satgas Pelindungan WNI KJRI telah dan akan terus berupaya hadir memastikan agar perjalanan pulang PMI ke Indonesia berjalan lancar", ujar Konjen Ricky Suhendar.

Lebih lanjut Konjen Ricky menekankan, fasilitasi kepulangan tersebut tidak dilakukan secara acak, melainkan secara sistematis melalui pendataan secara daring bagi para PMI yang akan pulang tetap.

Saat di Bandara Hong Kong, Satgas Pelindungan WNI juga memberikan penjelasan kepada para PMI agar dapat memahami situasi pembatasan moda transportasi akibat COVID-19 di Indonesia yang semata-mata dilakukan untuk mencegah agar COVID-19 tidak terus menyebar ke banyak orang. (kjrihk)

KJRI Hong Kong Upayakan Kepulangan Mandiri PMI ke Indonesia yang Aman dan Lancar Hingga Sampai Daerah Asal

Diberdayakan oleh Blogger.
close