loading...

SUARABMI.COM - Menurut statistik Kementerian Dalam Negeri Taiwan yang dirilis Sabtu (2 Mei), total 3.438 warga negara asing memperoleh kewarganegaraan Taiwan pada tahun 2019, dengan sebagian besar berasal dari negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Filipina dan Indonesia.

Proporsi total 86,1 persen menyebutkan pasangan mereka adalah orang Taiwan sebagai alasan untuk perubahan kewarganegaraan mereka, dengan 3,84 persen anak-anak dari orang tua Taiwan.

Total berjumlah penurunan 114 dibandingkan dengan tahun 2018. Sementara lebih dari setengah Taiwan baru, atau 2.325, berasal dari Vietnam, jumlah mereka turun 152 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pengurangan terbesar untuk setiap negara.
[ads-post]
Orang Vietnam diikuti oleh orang Filipina, dengan 362 orang memperoleh paspor Taiwan, dan orang Indonesia, berjumlah 350 orang. Orang Asia Tenggara menempati 95,84 persen atau 3.295 orang dari semuanya yang menjadi orang Taiwan tahun lalu.

Dari warga negara baru, 3.097 atau 90,08 persen, adalah perempuan. Baik pria maupun wanita mengatakan bahwa mereka ingin menjadi orang Taiwan karena pasangan mereka adalah penduduk setempat, dan untuk pria dan wanita, sebagian besar responden adalah orang Vietnam.

Pada tahun 2000, total 7.692 orang asing menjadi orang Taiwan, tetapi pada tahun-tahun berikutnya, jumlahnya merosot hingga setengahnya, dengan kenaikan sementara menjadi lebih dari 5.000 pada tahun 2017 setelah pelonggaran Undang-Undang Kebangsaan.

Adakah diantara kalian yang menikah dengan orang Taiwan agar lebih mudah bekerja dan mendapat penghasilan lebih?

Lebih dari 3.000 orang Indonesia, Vietnam dan Filiphina Menikah dan Menjadi Warga Taiwan Selama Tahun 2019, Adakah Diantara kamu yang Menikah Dengan Orang Taiwan Agar Mendapat Gaji Besar?

Diberdayakan oleh Blogger.
close