loading...

SUARABMI.COM - 
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Penerbitan surat edaran itu diumumkan Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo. Lalu, apa alasan penerbitan surat edaran itu?

"Karena beberapa waktu terakhir ini kami dari Gugus Tugas mendapatkan kesan seolah-olah masyarakat boleh mudik dengan syarat tertentu atau keloggaran," kata Doni di Graha BNPB, Rabu (6/5/2020).
[ads-post]
"Saya tegaskan tidak ada perubahan peraturan tentang mudik. Artinya mudik dilarang. titik. Saya tegaskan sekali lagi. mudik dilarang. titik," lanjutnya.

Lalu, siapa saja yang dikecualikan dalam surat edaran itu?

Doni memaparkan mereka adalah ASN, prajurit TNI, anggota Polri, pegawai BUMN, lembaga usaha, dan LSM yang berhubungan dengan percepatan penanganan Covid-19.

"Termasuk juga pengecualian diberikan kepada masyarakat yang mengalami meninggal atau keluarga sakit. Demikian juga repatriasi, pekerja migran Indonesia, TKI, dan pelajar atau mahasiswa yang akan kembali ke tanah air," kata Doni.

sindonews

PNS Hingga TKI, Mereka yang Dikecualikan dari Larangan Mudik, Artinya Mereka Diperbolehkan Mudik

Diberdayakan oleh Blogger.
close