loading...

SUARABMI.COM - Taiwan menjadi negara yang paling baik dalam penanganan covid-19 hingga menjadi perhatian dunia dan kasus di Taiwan cenderung terkendalikan dibanding negara lainnya.

Kesuksesan Taiwan ini kini diunggulkan kembali karena keberhasilannya menciptakan sebuah robot yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dimana robot ini dirancang untuk membantu paramedis menjalankan tugasnya.

Taiwan Ciptakan Robot Ayuda
Untuk mengurangi resiko paramedis sebagai garda terdepan penanganan covid-19 di Taiwan, Grup Syscom telah menciptakan sebuah robot yang bertugas memeriksa suhu tubuh manusia dan mengingatkan manusia untuk memakai masker.

Robot ini akan membunyikan alarm ketika pengunjung rumah sakit atau karyawan yang demam (di atas 37,5 derajat Celcius) melewatinya.

Dikembangkan dan diproduksi di Taiwan, robot temp-taking dapat melakukan banyak tugas, seperti mengidentifikasi dan melacak wajah, mencetak tiket, pemantauan jarak jauh, konferensi video, dan bekerja sebagai pemandu wisata.
[ads-post]
Robot Disinfeksi Cahaya UV
Robot cahaya ultraviolet (UV) yang membunuh bakteri dari perusahaan Taiwan sedang mengalami lonjakan permintaan di luar negeri saat pandemi merebak. Robot desinfeksi UVC 254 memiliki reflektor pelindung yang dipatenkan dan berputar yang memungkinkan sanitasi yang efisien di area rawan coronavirus.

Mediland meluncurkan robot pada tahun 2016, dan diyakini dapat menonaktifkan DNA dan RNA dari virus corona, termasuk virus corona baru, dalam lima menit dalam radius 5 meter. Robot telah dikirim ke beberapa negara lain, termasuk Portugal, India, dan Rumania.

Robot Pemindai Virus "QVS-96"
TCI Gene baru-baru ini meluncurkan pemindai virus robot pertama di dunia, yang dapat menyaring virus tujuh kali lebih cepat dari metode yang ada dan dengan akurasi 99,9 persen.

Robot itu dikembangkan bersama oleh perusahaan dan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan hanya dalam waktu dua bulan dengan beberapa teknologi yang dipatenkan dari perusahaan Taiwan lainnya.

Robot itu bisa berjalan 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. TCI Gene mengatakan setiap robot dapat melakukan 900 tes sehari, yang berarti hanya empat dari mereka dapat memenuhi permintaan nasional untuk pengujian virus corona.

Taiwan Ciptakan 3 Jenis Robot Untuk Membantu Penanganan Covid-19, Robot yang Bisa Gantikan Tugas Paramedis Hingga Robot Pembasmi Virus

Diberdayakan oleh Blogger.
close